wapan

 
WAPANNURI.COM
 
Home | ME | Ex. Girlfriend | Family | Email | Buku Tamu
Bunny Surabaya

SELAMAT DATANG !

Ada untungnya juga mempunyai nama yang satu-satunya di dunia, begitu search di google.com “wapannuri” yang keluar cuman namaku aja, dan nggak sampe 1 halaman (he…he…he…terima kasih buat alm. papaku)

Website-ku ini dibagi menjadi tiga bagian besar. Pertama untuk kolom berita terbaru tentang perjalanan hidupku, Kedua tentang cara pandanganku mengenai beberapa hal seperti kesehatan, pekerjaan, komputer, dll. Dan terakhir tentang siapakah aku, apa kerjaku, keluargaku, dan teman-teman baikku.

 

Toko Online Wapannuri

(06/05/2013) BERPIKIR BESAR....Saya tidak pernah berani berpikir besar hingga awal ini. Saya tidak mau berpikir besar karena takut kecewa. Jangan mengharapkan hal-hal yang tidak mungkin dicapai, maka aku tidak akan kecewa...begitulah hidup saya sehari-harinya. Dan memang betul, saya tidak pernah kecewa ! Target saya selalu tercapai karena benar-benar realistis dan sesuai dengan kemampuan saya. Apakah hidup seperti ini salah ?

Saya tidak merasa salah dengan cara hidup seperti ini. Tidak semua orang diciptakan untuk menjadi pemimpi, sama halnya tidak semua orang harus menjadi pengusaha. Saya mungkin diciptakan sebagai pembangun, bukan seorang perintis. Saya lahir sebagai seorang Melankolis-Kholerik dan terjadi begitu saja. Jenis karakter seperti saya ini terlalu emosional dan perfeksionis, sangat anti dengan hal-hal yang bersifat imajinatif...ya termasuk bermimpi besar tadi !

Akhir bulan April lalu saya tersentak ketika mendengar kotbah Petrus Agung yang mengambil tema Tawanan Pengharapan. Katanya, " Bermimpi itu tidak berdosa, mengharapkan sesuatu yang besar adalah bukti dari iman. Memang benar anda beriman ! Tetapi jika tidak memiliki harapan, maka anda sebenarnya tidak memiliiki iman. Tunjukkan kepadaku imanmu tanpa perbuatan, maka aku akan menunjukkan imanku melalui perbuatanku !"

 

 

 

Kita adalah tawanan pengharapan jika benar-benar menerapkan iman kita. Karena memiliki iman, maka kita berani berharap. Dan ketika harapan kita terealisasi, maka kita semakin berani mengharapkan hal yang lebih besar lagi. Demikian juga dengan iman kita, harapan yang lebih besar memerlukan iman yang lebih besar pula. Iman, Pengharapan dan Kasih adalah satu kesatuan yang saling melengkapi dan menumbuhkan.

Memang benar saya tidak pernah kecewa dengan hidup saya, tetapi saya tidak pernah melihat hal-hal besar terjadi dalam hidup saya ! Kali ini saya akan mengambil jalan yang berbeda, saya akan berpikir besar, bermimpi besar dan mengharapkan hal-hal yang mustahil. Dulu saya memiliki Allah yang besar, iman yang kecil dan hidup tanpa pengharapan. Tahun ini akan berbeda, Allah yang besar, iman yang kecil dan pengharapan yang besar ! Gak usah duwe iman gede-gede, sak biji buah kiwi tok wes cukup.

"Kamu besok datang ke tempat saya ya,  tak kasih 15 juta !" kata seseorang yang baru saja anda kenal !

Bagaimana reaksi anda ? Curiga ? Bahagia ?  Biasa-biasa saja ? Atau malah menanggap abang-abang lambe tok ? Bagaimana jika anda benar-benar mau dikasih 15 juta ?  Bukankah itu hanya sebuah janji seorang manusia ? Apakah ucapannya layak dipercaya ? Tiwas seneng-seneng disek...nek batal kan kecewa soro...15 juta loh rek !!

Mengapa harus kecewa jika ternyata itu sebuah supertrap ? Mengapa anda tidak berani berharap kembali setelah mengalami kekecewaan ? Mengapa anda tidak mau menerima fakta bahwa kehidupan adalah harapan dan kekecewaan ? 

Jadi...apakah keputusan anda awal bulan Mei 2013 ini ? Berpikir besar atau biasa-biasa ae wes !

 

Click here to visit GoldSeek.com!
Yang baru kutulis...
KESEHATAN
Rahasia Panjang Umur Rockefeller
PEKERJAAN
Cara Merencanakan Masa Depan
Solusi Karyawan Ngutangan
KEPEMIMPINAN
MWP 3 : Keseimbangan Peran
BUKU
First Thing First
 

Click here to visit GoldSeek.com! 

Click here to visit GoldSeek.com!

 

Locations of visitors to this page

 

©2011 - mY homE website - All Rights Reserved.
© WEBMASTER HOTLINE : 031 - 7031 1231