Website Wapannuri
Bunny Surabaya

Yang baru kutulis...

 

 

(02/05//2015) SOLUSI MASALAH PERNIKAHAN.... Tidak ada pekerjaan yang lebih menguras tenaga, pikiran dan emosi selain menyelesaikan masalah rumah tangga. Ketidak-cocokan tujuan, perbedaan cara mengerjakan sesuatu, pembagian tugas membersihkan rumah hingga jadwal menemani anak. Siapa yang salah, siapa yang bertanggungjawab, siapa yang tidak melaksanakan perannya dengan baik ? Kelihatannya kasus yang satu ini tidak pernah bisa selesai dengan Win-Win Solution.

Solusi Masalah Pernikahan & Pertengkaran Suami-Istri

Solusi masalah pernikahan

Namun kenyataannya ada pernikahan yang bisa bertahan hingga puluhan tahun. Apakah mereka tidak pernah bertengkar sehingga kehidupan rumah tangga mereka bisa aman sentosa ? Dengan percaya diri saya berkata bahwa itu tidak mungkin. 99,99 %

Dua pribadi yang hidup bersama pasti melahirkan konflik, tidak peduli seberapa sabar dan seberapa pengertian mereka berdua.

Jadi apa rahasia keawetan pernikahan mereka ? Cerita ini mungkin bisa membuka pikiran anda:

Dua orang pasangan baru saja merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-50. Pasangan ini ramah dan romantis dan kebetulan diundang ke salah satu komunitas. Sayangnya hanya sang suami yang bisa hadir. Dengan kagum, salah seorang peserta bertanya kepadanya, " Apa rahasianya sehingga anda bisa bisa saling mencintai selama ini ?"

" Kami berdua senang berpergian, untuk menikmati usaha kami selama ini. Hidup itu hanya sekali, kebahagiaan dan kesengsaran selalu ada. Ketika dalam kekelaman kami berdua memiliki harapan yang sama bahwa ini akan berlalu. Ketika masa kebahagiaan datang, kami melupakan permasalahan yang telah lewat. Pada ulang tahun pernikahan kami yang ke 50 ini saya membawanya pergi ke Cina." jawabnya.

Semua orang yang hadir berdecak kagum, betapa romantisnya. Salah satu peserta bertanya kembali, " Apa yang akan anda lakukan di ulang tahun pernikahan yang ke-51nantinya ? "

" Saya akan menjemputnya dari Cina. " sahutnya.

Sebenarnya ada dua solusi masalah pernikahan yang sering dilakukan suami istri. Yang pertama adalah bercerai, cara lainnya gak ngurusi sama sekali. Sak karepmu wes....gitu !

Dengan bercerai maka kehidupan kita akan kembali seperti semula, saat masih jomblo. Namun korbannya adalah anak-anak kita. Mereka akan tumbuh tidak sempurna karena kekurangan salah satu figur orang tua. Contohnya ya saya ini. Kedua orang tua saya berpisah waktu kelas 6 SD karena WIL. Saya tinggal bersama mama sehingga lemah soal bisnis.

Bisa anda bayangkan betapa sulitnya memangun keluarga yang harmonis. Sekalipun anda memiliki orang tua yang lengkap, hal itu tidak menjamin pertumbuhan karakter anak-anak kita. Saya kenal dengan beberapa orang yang sekalipun memiliki orangtua lengkap namun sifatnya masih seperti anak-anak. Tetapi sebenarnya penyebabnya bisa kita ketahui.

Mereka menerapkan solusi kedua untuk pernikahannya yaitu dengan membiarkannya. Inti permasalahannya dibiarkan begitu saja alasannya klasik, yaitu demi kebahagiaan anak-anak. Tetapi inipun ilusi. Luarnya harmonis tetapi dalamnya busuk. Tetangga tidak pernah mendengar percek-cokan lagi namun sebenarnya terjadi perang dingin abadi.

Oh la...la....betapa beratnya kehidupan setelah pacaran ini ! Namun jangan kuatir, saya akan membagikan kepada anda seiring dengan perjalanan saya menuju keluarga yang harmonis dan bahagia...kalo berhasil.....ha ha ha...

Kalo ada waktu, coba simak dulu artikel tentang pernikahan yang sudah saya tulis :

  1. Manisnya cinta - pahitnya nikah
  2. Mengapa menikah dan punya anak ?
  3. Pasangan yang tidak seimbang