Website Wapannuri

HUBUNGAN

EKONOMI

ROHANI

KESEHATAN

KEPEMIMPINAN

BIOGRAFI

PSIKOLOGI

 

Why Men Don’t Listen and Women Can’t Read Maps | RESENSI BUKU

Begitu melihat buku ini, Why Men Don’t Listen and Woman Can’t Read Maps, di Trimedia Book Store saya langsung memutuskan untuk membelinya. Padahal rencana semula adalah mencari buku murah atau buku diskon di sana, tapi ternyata sudah lewat masa promonya. Cover depan buku ini beserta judulnya sangat menarik. Apalagi penulisnya, Allan dan Barbara Pease menjanjikan bahwa buku ini mudah dibaca, praktis, dan penuh humor !

Setelah membaca beberapa halaman dari buku ini, saya sedikit kecewa karena isi buku ini tidak jauh berbeda dengan buku karangan John Gray, Men Are From Mars, Woman Are From Venus. Hanya saja di sini lebih ditekankan pada fakta-fakta, data-data penelitian, dan hasil ilmiah. John Gray membahas perbedaan pria dan wanita dari sisi psikologi, sementara Allan & Barbara Pease menjelaskan dari mana asal perbedaan pria dan wanita tersebut. Tidak lain dan tidak bukan adalah karena hormon.

Masih ingatkah kita dengan kata kromosom ? Bagian terkecil dari tubuh kita yang memuat semua sifat kita, kesukaan, emosi, dan lainnya. Kromosom adalah blue print diri kita. Jika kita seorang wanita, maka kromosom kita adalah XX, sebaliknya jika kita pria, maka kromosom kita adalah XY. Dari sinilah awal sebuah kehidupan dimulai, yaitu ketika pembuahan terjadi dan kromosom ayah dan ibu kita bertemu di rahim. Perkembangan janin inilah yang ajaib. Jika ternyata janin itu adalah wanita, maka otak, tubuh, sifat-sifat, dan lainnya berkembang menjadi wanita. Demikian sebaliknya. Pertanyaannya adalah siapa atau apa yang mengaturnya ? Misalkan, karena kita pria, maka tubuh kita seharusnya berotot, berbulu, dan mempunyai “anu” atau “titit”. Dan yang terpenting, harus bertindak dan berpikiran seperti “pria sejati” ! Jawabannya adalah Hormon.

Seorang pria seharusnya memiliki lebih banyak hormon testosteron daripada seorang wanita. Dan seorang wanita sudah sepantasnya dipenuhi dengan hormon Estrogen. Bagaimana jika seorang pria memiliki lebih banyak Estrogen dalam dirinya ? Yang pasti, dia tidak akan menjadi laki-laki sempurna, bisa saja dia memiliki tubuh pria tetapi berpikiran seperti seorang wanita. Atau memiliki tubuh seorang wanita tetapi berpikiran seperti seorang pria. Gampangnya....Gay atau Homo ! Dalam buku Why Men  Don’t Listen and Women Can’t Read Maps ini, Allan dan Barbara mengatakan dengan tegas bahwa kondisi homoseksual bukan pilihan mereka, tetapi karena ketidak-seimbangan hormon ini. Dari hasil penelitian yang mereka dapatkan, kira-kira ada sekitar 15% - 20% yang terlahir sebagai kaum Gay ini. Menarik bukan ?

Allan and Barbara Pease
Allan and Barbara Pease ! Suami istri penulis buku ini !

Pernahkah anda heran dengan istri anda yang bisa menemukan kunci rumah yang terjatuh. Padahal sudah satu jam anda mencarinya namun tidak ketemu ! Hal ini disebabkan karena sudut pandang wanita melebar sementara pria memanjang. Artinya wanita bisa melihat secara luas dibandingkan dengan pria. Dan seberapa sering anda, para pria, merasa jengkel karena istri anda mengganggu waktu kerja anda untuk hal-hal yang sepele ? He...he...he...

Hal yang menarik dalam buku ini adalah mengenai fungsi dan bagian otak. Wanita menggunakan sisi kiri dan sisi kanan otaknya untuk berbicara, sementara pria hanya menggunakan sisi kanan otaknya. Apa artinya ? Saya agak lupa...hahahaha... Di sini juga kita akan mendapatkan jawaban mengapa seorang wanita menangis melihat cerita sedih tapi tetap menontonnya... Terakhir, mengapa seorang gay itu lebih pintar berbicara dibandingan mereka yang 100% pria ? Karena struktur otak mereka adalah otak wanita yang memang mempunyai kelebihan di bidang komunikasi.

Apalagi yang di bahas di buku ini ? Selain hormon, perbedaan otak pria dan wanita ada topik yang sangat menarik buat saya....apalagi kalau bukan seks...^-^’. Allan dan Barbara Pease menjawab pertanyaan mengapa pria itu pikirannya selalu seks ini dengan flashback ke jaman nenek moyang kita, yaitu sebagai pemburu dan penebar benih. Seorang pria harus siap melakukan hubungan seks di mana saja, kapan saja, dan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya....ha...ha...ha....karena tugas pemburu adalah memburu dan melindungi hasil buruannya. Dengan memiliki banyak anggota, maka hasil buruan yang didapat akan semakin banyak dan lebih mudah. Seperti pepatah cina banyak anak, banyak rejeki gitu loh.

Why Men Don’t Listen and Women Can’t Read Maps ini pantas dibaca oleh siapa saja. Terutama anda yang sudah berkeluarga. Melalui buku ini anda akan menyadari bahwa pria dan wanita berbeda, bukan hanya bentuknya saja, tetapi karena hormon yang mengendalikannya. Kenali pengaruh masing-masing hormon ini dan saya yakin anda akan melihat hubungan dengan cara yang baru. Jadi tunggu apa lagi ? Segera beli buku ini, demi diri anda sendiri !

Share this content

Resensi buku Why men dont't listen and women can't read maps
Penerbit
Ufuk Press
Pengarang
Allan + Barbar Pease

Harga
Rp 46.665,00
(KutuKutuBuku)

 

Anjing lucu