Solusi Pernikahan Tanpa Cinta ? Beneran ??

Awalnya sama-sama cinta, kemudian menikah dengan harapan bahagia selamanya. Seiring berjalannya waktu, cinta berubah menjadi benci...entah bagaimana dan apa sebabnya... dari situlah cerita ini dimulai.

Obat masalah pernikahan ini sudah tersedia. Komposisinya memaafkan dan melupakan. Seberapapun sakitnya jika kita mau menelan, maka pernikahan bahagia bukan impian belaka. Masalahnya obat ini harus diminum bersama-sama. Tidak bisa anda saja, atau pasangan anda saja !!

Cinta Tahap Pertama, Pacaran !

Cinta adalah sesuatu yang mudah diucapkan tetapi sulit dilakukan. Cinta pun memiliki umur. Cinta eros akan berubah menjadi cinta filia. Ketika cinta filia berakhir akan menjadi cinta agape atau cinta abadi. Dan hanya waktu yang bisa menentukan wujud cinta kita. Berubah menjadi cinta abadi atau kebencian abadi.

Dan perjalanan cinta dimulai dari pacaran.

Jenis-jenis cinta: eros filia agape

Pacaran (bagi sebagian besar orang) adalah penyebab utama pernikahan yang gagal. Namun tanpa ini, tidak akan ada pernikahan.

Dengan kata lain, cinta itu indah sekaligus bahaya. Membahagiakan sekaligus menyakitkan. Membuat bersemangat sekaligus mengecewakan. Bahagia selamanya tidak ada dalam kehidupan nyata ! Cuman ada di drama korea.

Karena itu, ketika pacaran, buka mata lebar-lebar. Setelah menikah tutup mata rapat-rapat. Jangan terbalik, tutup mata rapat-rapat waktu pacaran. Buka mata lebar-lebar setelah menikah.

Artinya lihat segala sifat baik dan sifat buruk calon anda. Mintalah ! Dan harus minta orang tua anda melihatnya. Karena mereka lebih obyektif. Pertimbangkan masak-masak ! Karena sifat buruknya yang kelihatan waktu pacaran itu hanya 50% saja. Kelemahannya lebih banyak, lebih buruk dari yang pernah anda bayangkan ! Camkan hal ini !

Beberapa artikel pacaran yang sebaiknya anda baca :

Pernikahan ! Realita Kehidupan Yang Tidak Selamanya Indah

Apakah arti mencintai seseorang itu ? Memberi dan mengorbankan diri. Memberikan yang terbaik, mengorbankan kepentingan diri untuk kepentingannya. Mencintai itu bukan memiliki ! Itu jelas salah ! Cinta tidak pernah menuntut ! Cinta itu sabar, cinta itu murah hati, cinta itu tidak cemburu, cinta itu tidak menyimpan kesalahannya, cinta itu membutakan segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, cinta itu abadi.

" Komitmen ! Satu-satunya syarat agar pernikahan langgeng. Sayangnya dibutuhkan 2 komitmen. Satu dari diri anda, satunya lagi dari pasangan anda. "

Semua pernikahan pasti bermasalah. Kalau bukan dari pasangan anda, bisa jadi dari mertua. Kalau bukan dari mertua, dari anak-anak.

Jika bukan dari keluarga terdekat, masalahnya muncul dari ekonomi ! Pergi pagi, pulang petang, tetap saja nda pernah cukup. Pendeknya, bukan anda saja yang mengalami masalah ini. Bisa saja romantis di luar tapi perang di rumah. Itulah realita kehidupan pernikahan.

Beberapa tulisan yang berasal dari pengalaman pribadi saya ini mungkin bisa memberikan semangat, syukur-syukur menginspirasi anda :

Memperjuangkan pernikahan bahagia

Anak, Saudara & Orang Tua. Cinta itu harus dibuktikan !

Membesarkan anak sendiri sambil bekerja bukan hal yang mudah. Tetapi saya berhasil melewati fase ini. Sebagai bapak rumah tangga, pengusaha dan sekaligus pegawai. Tiga peran yang saya jalani selama lima tahun.

Kesimpulan pertama saya tentang membesarkan anak adalah pembagian peran yang ideal. Ayah harus berperan aktif sebagai penegak disiplin dan pemimpin. Idealnya mengambil peran 30% - 40%. Sisanya ibu.

Kumpulan artikel tentang cinta

Share this content