Website Wapannuri
Lucy Setia Budi

Anak pertama dari dua bersaudara, punya satu adik laki-laki, namanya Yudi Setia Budi.

Sejak kecil, Lucy tinggal di Pamekasan, baru setelah SMA pindah ke Surabaya sampai saat ini. Kalau dulu nggak tinggal serumah, sekarang udah tinggal serumah denganku.

Masa sih mirip dengan aku ? Karena kata orang - orang yang ketemu aku jalan bareng dengan Lucy ngomong kalau dia itu adikku ! Malahan tukang parkir di gerejaku baru tahu kalau Ucrit itu pacarku setelah aku naik mobil pengantin.

Jadi hampir selama 6 tahun ini tukang parkir itu salah persepsi...ha...ha...ha... anda nggak sendirian kok pak. Juga pak satpam di graha pena menganggap kalau Lucy itu adikku. Bedanya dia gak lihat aku naik mobil pengantin ama Lucy. (Jadi sampai saat ini masih anggap kalau aku ini kokonya si Lucy)

UCRIT...

SD – SMP = Pamekasan
SMA St. Louis  - Univ. Widya Mandala (Sekertaris)

Kerja di JJ Deggusa, chemicals distributor, di Graha Pena. Tetangga loh ama Bos Ivan & Bos Meity Hardrock FM ! Lagipula, hampir tiap hari selama 6 tahun ini Wapan pergi ke Graha Pena untuk anterin Lucy.

Coba bayangkan, kerja Wapan di Kedung doro, tapi rutenya:

“Pacuan Kuda – Achmad Yani – Kedungdoro”

Bukankah aku tipe cowok yang setia, tidak ada duanya, rela berkorban,toleransi, dan langkah ! Mungkin hanya ada 1 dari 1 milyar orang

Orangnya dewasa...mandiri....lucu...dan yang pasti orang madura....!

 

LUCY YANG WAPAN KENAL

Lucy dulu dengan sekarang, beda banget ! Kalo dulu suka soto ayam (sungguh aku inget kalau Lucy dulu pernah ngomong dia suka sekali soto ayam, makanan favorit katanya!) sekarang anti soto ayam.

Kalau dulu waktu pertama kali pacaran diajak makan sate ayam, oke-oke aja tapi sekarang liat-liat dulu. Kalau sudah keramas pasti nggak mau, kalo sudah mandi juga tidak mau ! Bau sate katanya ! Makanya, ini senjata Wapan buat ngancam Lucy. Kalo nggak bisa diajak serius nanti dipanjer di bakul sate !!

Yang pasti, dari dulu sampai sekarang Lucy nggak suka yang namanya daging.  Kalau makan nasi campur, semua daging dan ayam pasti dikasih ke Wapan. Sebagai gantinya, ikan teri, ikan asin, sayuran dari piring Wapan akan dikasih ke Lucy (barter!)

Nggak suka daging atau ayam, tapi doyan bistik. (Lucy yang aneh!!)
Kalau makan gudeng, selalu minta ayam/dagingnya diganti “cecek/cingur” semua. Yang banyak tempe dan tahu, nggak mau telor dan nggak mau bawang goreng. Plus nggak pake sambel.

Lucy termasuk orang yang dapat dipercaya. Kalau ada tugas dari Wapan, dijamin beres ! Selain itu juga teliti. Pernah dulu kita buka kafe bersama bos Ferdi & istri di HR Muhammad. Lucy kebagian jual minumannya. Air putih satu gelas dihitung loh, satu galon isinya 18ltr harga 6000 rupiah. Satu gelas isinya xxx CC, harganya 2,xx rupiah (baca:dua rupiah koma sekian sekian).

Yak ampuuuuuuuun....

Tapi ada untungnya juga loh, sebab Wapan adalah orang yang banyak kerjaan sehingga kadang – kadang tidak sempat untuk melakukan pekerjaan – pekerjaan detail (maksudnya : pelupa!)
Kalo belanja barang-barang, begitu sampai di tempat, buka tas, keluarkan ballpoint dan kertas daftar belanjaan terus tancap gas !!