Website Wapannuri

PENGALAMAN MERAWAT BAYI 1 BULAN (2-2)

Tangisan bayi memang menjengkelkan. Tetapi dia hanya mempunyai satu cara untuk berkomunikasi dengan kita, yaitu menangis. Bayangkan jika anda hanya mempunyai satu cara untuk berkomunikasi dengan orang lain, namun diabaikan !

 

TANGISAN BAYI ADALAH CARA BERKOMUNIKASI

Bayi hanya mempunyai satu cara untuk berkomunikasi dengan kita, yaitu melalui tangisan. Bayi menangis bukan untuk memanipulasi kita tetapi karena mekanisme pertahanan tubuhnya.

Ketika lapar, tubuhnya berteriak meminta makanan. Maunya ngomong...Paaaa....laaapaaar ! Mama...sinyo lapar ! Tapi yang keluar dari mulutnya hanya Oooeeek...Oooeeek !

Ketika popoknya basah dia ngomong Oooeeek...oooeek ! Seandainya bisa ngomong, sinyo akan bilang popok sinyo basah ma ! Tolong diganti dengan popok baru. Tapi apa daya, yang keluar hanya kalimat oek...oeek...oeek !

Ketika salah satu bagian tubuhnya sakit dia nangis ngejer-ngejer !  Mana yang sakit nyo ? Ooeeek....oeeeek....tambah banter nangisnya ! Hadeh...hadeh....ngomgong dong nyo...mana yang sakit ! Mama dan Papa gak ngerti maksudnya sinyo !

Cara mengartikan tangisan bayi adalah dengan merawatnya sendiriItulah seni merawat bayi. Hubungan telepati ! Hanya bisa dimengerti jika anda sering berinteraksi dengan anak anda. Semuanya dimulai dari trial and error. Dicoba kasih susu, nek masih nangis, coba diganti popoknya. Kalo masih nangis juga coba digendong.

90% bayi anda pasti mencep (diam) ketika digendong. Ha...ha...ha... senjata paling ampuh menenangkan tangisan bayi. Jika dia menangis setelah beberapa menit digendong, gunakan senjata kedua. Bernyanyilah untuk sinyo kecil ! Gak usah bingung lagu apa karena dia hanya ingin mendengar suara anda. Sekalipun fals dan ngembret, suara anda sanggup menenangkan anak anda. Mengapa ?

Karena suara andalah yang didengarnya selama 9 bulan di kandungan. Dia merasa nyaman, aman dan terlindungi ketika mendengar suara anda.  Seperti dulu, keadaan ternyaman yang pernah dialaminya di dalam kandungan.

Di dalam kandungan, semua kebutuhan bayi terpenuhi. Pasokan makanan mengalir 24 jam sehari. Ketika si bayi lapar, makanan sudah siap disantap. Suhu ruangannya selalu stabil 37,7 C.  Suasananya selalu tenang dan tidak berisik. Tidak ada nyamuk, lalat dan binatang kecil yang membuat gatal. Tidak ada rasa sakit, basah, kering maupun panas atau dingin.

Sebagaimana dengan anda yang bingung membaca arti tangisan bayi. Demikian pula bayi anda bingung dengan rasa lapar dalam perutnya. Di dalam kandungan, dia tidak pernah merasakan lapar. Tubuhnya memprotes, refleknya adalah menangis. Hebatnya, mulutnya membuka dan menutup. Darimana bayi tahu bahwa mulut adalah tempat masuknya makanan ? Dari siapa bayi diajari cara menghisap payudara ? Semuanya seakan-akan terjadi begitu saja secara alami !

Ketika mendengar bayi menangis, tubuh anda terpengaruh. Jantung anda berdetak lebih cepat, payudara anda menegang dan naluri kewanitaan anda mengambil alih otak anda. Reflek anda adalah menenangkan si bayi yang sedang menangis. Lapar, sakit atau basah ? Bayi dan anda terprogram secara otomatis dan terkoneksi melalui wifi ^-^'.

Kita sampai pada pertanyaan penting. Apakah kita membiarkan bayi menangis atau melakukan sesuatu untuk menenangkannya ? Jawabannya adalah follow your heart !

Pilihan saya adalah melakukan sesuatu dengan tangisan itu karena tangisan adalah satu-satunya cara bayi berkomunikasi. Ketika bingung, bayi menangis menuntut penjelasan. Jika kita sebagai orangtuanya tidak menjawab, lalu siapa yang menjelaskan rasa bingung itu kepada si bayi ? Ketika tangisan tidak di respon, maka bayi akan menangis lebih kencang. Kalo tetap tidak ada respon, nangisnya ngejer-ngejer hingga akhirnya dia kelelahan lalu tertidur.

Selamat, anda telah menciptakan celah ketidakpercayaan secara psikologi terhadap bayi anda. Dia tidak tahu lagi cara berkomunikasi dengan anda karena satu-satunya cara berbicaranya tidak mendapatkan respon. Di sisi anda, naluri keibuan anda menjadi lebih tumpul.

Menangis memerlukan energi. Satu-satunya sumber daya untuk pertumbuhan tubuhnya terkuras habis karena tangisan. Bukankah lebih baik memaksimalkan pertumbuhannya daripada membuang energi melalui tangisan ? Pikirkan sekali lagi untuk membiarkan bayi menangis hingga tertidur.

Kalo digendong terus nanti tuman pak ! YA, dulu saya juga memiliki cara berpikir seperti anda. Tetapi sekarang tidak lagi karena tidak ada yang salah dengan gendong menggendong. Kitalah yang menganggap menggendong itu tidak baik karena bisa menimbulkan ketagihan. Menggendong adalah kegiatan tidak produktif karena menghabiskan waktu dan membuat kita tidak bisa bekerja mencari uang untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

Namun bagi bayi, digendong adalah merasakan kembali suasana ternyaman yang pernah dirasakannya dalam kandungan. Tidak salah untuk sekali-kali kepingin rekreasi ke suatu tempat yang enak bukan ? Namun mengapa kita seringkali menganggap menggendong adalah sesuatu yang salah ?  Cobalah untuk merenungkan kembali masalah menggondong bayi ini. Apa yang benar-benar berharga bagi anda ? Waktu, Uang atau Bayi anda ?

 

TANGISAN BAYI YANG TIDAK DAPAT DITENANGKAN

Kami benar-benar dibuat bingung ketika si Kenzo tiba-tiba menangis dari tidurnya. Suara tangisannya beda dengan tangisan lapar atau tangisan popok basah. Nangis ngejer-ngejer gitu. Saya periksa seluruh tubuhnya, apakah ada yang sakit. Saya tekan perutnya apakah kembung, saya lihat semuanya baik-baik saja. Tidak ada yang abnormal...lalu kenapa nangis sampe ngejer-ngejer gitu ?

Digendong malah kenceng nangisnya, plus nendang-nendang sekuat tenaga. Kalo gak salah waktu umurnya sekitar 3 mingguan. Karena takut jatuh, akhirnya kami letakkan kembali di ranjangnya sambil nepuk-nepuk kakinya....nyo...tenang....nyo tenang nyo....Akhirnya reda juga tangisannya dan dia tertidur kembali.

Satu jam kemudian Kenzo terbangun dan nangis ngejer-ngejer lagi ! Oh My God....ada apa ini ? Tak gendong ae wes....tapi tetap tidak berhenti tangisannya. Selang 5 menit kemudian dia tenang dan tertidur lagi. Saya letakkan di ranjangnya dan buka internet. Onok opo iki rek !

Ternyata...hampir semua orangtua pernah mengalami peristiwa tangisan yang tidak dapat ditenangkan ini ! Tidak ada yang tahu penyebabnya dan tidak ada yang salah dengan anda maupun bayi anda. Semuanya normal, bayi anda tidak sakit dan anda tidak salah merawat bayi anda. Jawaban macam apa ini ? Saya tidak puas dan kembali mencari di internet. Ada dua topik yang saya temukan untuk menjawab masalah ini.

Pertama, PURPLE CRYING. Suatu keadaan yang normal dimana bayi anda menangis tanpa sebab setelah umur 2 minggu dan mencapai puncaknya pada usia 2 bulan. Pas deh...umur Cun Cun 3 minggu dan terjadilah tangisan tak terkendali ini !

Penyebab kedua dari tangisan tanpa sebab ini adalah GROWTH SPURT. Periode percepatan perkembangan yang biasanya terjadi di usia 2-3 minggu. Si kecil minum susu lebih sering dari biasanya, lebih rewel dari biasanya. Kabar baiknya, periode growth spurt ini umumnya berlangsung selama 2 harian.

Setelah  mengetahui penyebab tangisan tanpa sebab ini saya menjadi lebih tenang. Ada aja hal-hal di luar logika yang terjadi pada bayi, ha...ha...ha.... Lalu apa yang bisa kita lakukan jika si bayi tiba-tiba menangis waktu tidur tenang ?

jika bayi menangis tanpa sebab, itulah gejala purple crying. Tenang, ini tidak berbahaya

Buatlah dia nyaman atau gendonglah dia sambil nyanyi. Pada awalnya memang tangisannya tidak berhenti seketika, teruskan saja karena kehangatan suhu badan anda akan segera dirasakan si bayi dan suara anda masuk ke alam bawah sadarnya. Kalo Kenzo, paling lama 5 menit sudah tenang dan tertidur kembali.

Saya pikir dia lagi mimpi buruk, tetapi dari beberapa sumber di internet yang saya baca menyatakan bahwa bayi 1 bulan belum bisa bermimpi. Lalu apa sebabnya ? Beberapa orang yang saya tanya menebak bahwa si kecil diganggu makhluk halus. Mereka menyarankan rajin-rajin berdoa saja.

Saya juga mulai berdoa dan mengajak si Kenzo berdoa sekalipun dia liat sambil melongo gitu....ha...ha...ha...wes...wes....Tapi tidak ada salahnya berdoa kok ! Memang kalo dilihat istri kita tampak konyol, tapi selalu ada yang pertama bukan. Kalo kita biasanya berdoa dalam hati sambil ngantuk-ngantuk, sekarang kalimat doa kita terucapkan dari mulut kita dengan lantang. Terima kasih Tuhaaaaaan ! Lindungi Kenzo, beri damai sejahtera...sukacita dan tidur pulas supaya papa dan mamanya juga bisa tidur ! Aaamin !!

Kacek gak pak (ada bedanya gak pak) ? Emboh....tapi yang pasti ngefek ke pribadi saya. Saya jadi lebih tampak lucu di mata istri saya, hati saya juga lebih tenang, stress saya juga lebih berkurang. Sapa yang tidak stress kalo hampir tiap malam begadang ? Main tebak-tebakan arti tangisan bayi ? Sebulan penuh tidak mengerjakan yang menghasilkan uang, tidak keluar rumah dan makan ciak po tiap hari ?  Aaaaaarrggghhhh !

 

STRATEGI MERAWAT BAYI 1 BULAN

Saya membayangkan alangkah nikmatnya kalo si bayi melek sepanjang siang dan merem sepanjang malam. Bukannya menyenangkan ternyata malah merepotkan. Justru lebih baik si bayi merem sepanjang siang dan melek sepanjang malam.

Jika si bayi melek sepanjang pagi, maka saya tidak bisa melakukan apa-apa selain menemani dia. Betul nggak ?  Gak isa cuci popok, gak isa cuci baju, gak isa cuci botol susu, makan tak enak kerja tak tenang. Lagipula merawat bayi satu bulan itu gampang. Patokannya 2-3 jam sekali. Mari kita lihat matematikanya.

Cara mengatur waktu anda bersama bayiSehari ada 24 jam, dibagi 3 menjadi 8 kali merawat si bayi. Anggap saja tiap sesi 30 menit, nyusui dan mensendawakan si kecil. Total waktunya adalah 4 jam sehari. Jadi kita masih punya waktu kerja 20 jam sehari. Dikurangi waktu tidur 8 jam. Sisanya 12 jam yang bisa kita gunakan untuk bekerja. Hampir sama dengan jam kerja kita sehari-harinya bukan ? Lalu mengapa kita merasa kerepotan juga dalam membagi waktu kita ?

Karena kebiasaan kita yang bekerja non-stop. Kita terbiasa mengerjakan sesuatu sampai selesai kemudian berhenti lalu memulai pekerjaan berikutnya.

Jika cara kerja ini kita terapkan sambil merawat bayi maka kita merasa kewalahan dan kerepotan. Untuk itu, sesuaikan waktu kerja kita dengan jam bayi.

Caranya gampang, bekerjalah 2-3 jam lalu berhentilah. Sekalipun apa yang sedang anda kerjakan masih belum selesai, berhentilah ! Belajarlah untuk bekerja secara berkesinambungan. Anda pasti bisa karena anda memiliki pilihan dan kebebasan. Tidak ada yang memaksa anda untuk menyelesaikan pekerjaan anda saat itu juga selain diri anda sendiri. Jika anda merasa tidak nyaman dengan cara kerja ini, paksalah agar nyaman. Jika anda merasa tidak efisien maka itu hanya masalah waktu saja. Kebiasaan baru pada awalnya memang begitu. Seiring berjalannya waktu maka produktifitas anda akan meningkat.

Pada akhirnya, segala sesuatu selalu tentang uang. Kalo caranya begini, darimana saya dapat uang untuk beli pampers, susu formula dan membeli kebutuhan rumah tangga kami ? Saya juga memikirkan yang anda pikirkan ! Stress nek dipikiri. Tapi saya belajar melihat masalah ini sebagai ketidakseimbangan sesaat.

Segala sesuatu ada masanya. Ada waktu menyimpan dan ada waktu membuang. Ada waktu bekerja dan ada waktu beristirahat. Ada waktu berinvestasi di anak dan ada waktunya memetik hasil investasi tersebut. Di dalam ketidak seimbangan selalu terjadi keseimbangan dalam sudut pandang yang lebih luas. Ada waktunya kita memelihara anak dan ada waktunya pula kita dipelihara anak kita. Apa yang kita tabur itulah yang kita tuai nantinya.

Tuhan mempercayai kita dengan bayi. Berarti kita sanggup memeliharanya

Anak adalah anugerah. Tuhan memberi kepercayaan kepada kita yang artinya kemampuan kita untuk membesarkan mereka sudah memadai. Kita melihat diri kita tidak cukup mampu, dan memang demikianlah adanya. Kita tidak pernah mampu menjalani kehidupan ini jika tidak dimampukan oleh Tuhan. Saya melihat segala sesuatu yang telah saya capai selama ini bukanlah hasil kerja saya semata-mata. Saya diberkati ! Saya dipinjami Tuhan setiap hari. Sekalipun orang lain melihatnya sebagai hasil kerja keras saya, namun saya tahu jika bukan pemberian Tuhan maka saya tidak mungkin bisa seperti sekarang ini !

Karena itulah saya tidak lagi memikirkan tentang uang, tentang beli mami poko, tentang beli susu kaleng, tentang cari klien website dan tentang-tentang lainnya. Semuanya itu terlalu menakutkan untuk dipikiri, terlalu rumit untuk diprediksi dan belum tentu kondisi terburuk benar-benar terjadi.

Saya mengambil langkah iman dengan mengabaikan yang dilihat oleh mata maupun dipikirkan oleh otak saya. Konyol ? Begitulah hidup ini ! Semuanya serba konyol ! Lebih baik konyol di hadapan Tuhan daripada di depan manusia karena peluang keberhasilannya lebih besar.

 

KESIMPULAN
Kelahiran anak pertama membawa kebahagian serta penderitaan tersendiri. Kabar buruknya, penderitaan ini tidak pernah berakhir. Demikian pula dengan kabar baiknya, kebahagiaan tanpa akhir !

Salah satu kekuatiran saya adalah tentang rasa hormat anak kepada orang tua. Apakah nanti si Kenzo ini sayang papa mamanya nggak ? Nasihat Pak RT tentang hal ini adalah hukum tabur tuai. Jika anda sayang kepada orangtua anda, maka anak anda juga PASTI sayang kepada anda ! Amin Pak RT !

Waktu saya mengeluh tentang betapa remek-nya merawat bayi 1 bulan, istri teman saya nyeplos....baru satu bulan pak ! Kemudian anak-nya yang berumur 12 tahun dan 9 tahun berlarian keluar... Ha...ha...ha... iya...iya...baru satu bulan, belum kayak kamu yang sudah 12 tahun bu...!! Semaaangaat !!

Pengalaman Merawat Bayi 3 bulan
Bayi 3 bulan bisa tengkurap, mulai ngemut ibu jarinya, menempelak botol susu dan bisa diajak ngomong-ngomong.

Pengalaman Merawat Bayi 1 bulan | Bagian Pertama
Anda akan mempelajari pola tentang susu formula dan pola tidur bayi di seri merawat bayi bagian pertama ini.

Share this content

ARTIKEL TERBARU

SERI KEHAMILAN

OBAT TRADISIONAL

SERI OLAHRAGA

ARTIKEL LEPAS

 

  • Minyak Goreng Botol
  • Minyak goreng sehat Golco
  • Minyak goreng murah