Website Wapannuri

CARA BEKERJA YANG BENAR DAN SEHAT

Siapa yang mengajari kita cara bekerja yang baik dan benar ? Benarkah harus bekerja sampe kelelahan kemudian beristirahat ? Cara itu yang saya ketahui dan lakukan hingga saat ini dan ternyata itu salah. Saya bekerja dengan produktif dan efisien tetapi tidak bekerja sehat. Cara bekerja yang benar dan sehat adalah berhenti sebelum kecapaian,  beristirahat kemudian bekerja kembali. Sekilas memang kelihatannya tidak efisien, tetapi justru cara kerja ini lebih menghasilkan. Tentara  menggunakan metode kerja seperti ini, Winston Churchill juga, John D. Rockefeller yang legendaris serta kuli bangunan di sekitar kita. Duh...aku kok kalah ambek kuli bangunan seh...seh...^-^'

Cara bekerja di depan komputer yang benar

 

KELELAHAN DAN KEGALAUAN

Tahukah anda bahwa rasa capek sering mengakibatkan orang jadi sedih. Atau paling tidak membuat orang mudah galau. Kalau anda tanyakan pada mahasiswa kedokteran, mereka akan menjelaskan bahwa kelelahan menurunkan ketahanan fisik terhadap influenza dan terhadap ratusan penyakit lainnya. Kalau anda tanyakan pada para psikiater, mereka akan menjelaskan bahwa capek menurunkan daya tahan anda terhadap rasa takut dan sedih. Jadi mencegah rasa capai cenderung untuk mencegah kegalauan.

Penyebab rasa lelah dan kegalauan adalah sikap mental dan emosi yang salahOleh karena itu, untuk mencegah jangan sampai capai dan galau, ikutilah petunjuk ini: Beristirahat dan bersantailah sesering mungkin. Beristirahatlah sebelum anda capai.

Mengapa cara bekerja seperti ini begitu penting ? Karena rasa capai prosesnya cepat sekali. Angkatan darat Amerika telah mengadakan beberapa kali tes mengenai hal ini. Akhirnya mereka menemukan betapa pentingnya istirahat itu. Bahkan mereka yang masih muda dan kuat, yang telah digembleng bertahun-tahun dalam latihan ketentaraan, dapat berjalan lebih baik dan lebih tahan lama bila setiap satu jam berjalan diselingi istirahat selama 10 menit. Itulah sebabnya setiap kali diadakan long march komandannya memerintahkan agar metode itu digunakan. Setiap 1 jam beristirahat 10 menit.

Jantung anda juga melakukan hal seperti yang dijalankan oleh Angkatan Darat AS. Jantung memompa darah ke seluruh tubuh setiap hari, seolah-olah mengisi tangki kereta api. Setiap 24 jam menggunakan energy yang cukup untuk mengeruk 24 ton batu bara dan menaikkannya ke atas lantai yang tingginya 1 meter. Jantung melaksanakan pekerjaan yang sangat berat selama 70 tahun lebih, bahkan beberapa lebih. Bagaimana caranya bisa bertahan begitu lama ?

Dokter Walter B Cannon dari Fakultas Kedokteran Harvard menjelaskan, “Kebanyakan orang beranggapan, jantung bekerja terus-menerus sepanjang waktu tanpa berhenti sama sekali. Tapi kenyataannya, setiap kali selesai berdenyut, jantung beristirahat beberapa saat lamanya. Bila jantung berdenyut normal, 70 kali/menit. Sebenarnya jantung tersebut hanya bekerja 9 jam setiap sehari semalam. Bila dijumlahkan, setiap harinya jantung kita beristirahat 15 jam lamanya.

Selama perang dunia kedua, Winston Churchill yang sudah menginjak usia 60an itu masih dapat bekerja 16 jam sehari. Dari tahun ke tahun ia bekerja demikian, memimpin dan memperjuangkan agar bisa menang perang demi kerajaan Inggris. Hebat sekali ! Apakah rahasianya ? Setiap pagi ia bekerja di tempat tidur hingga pukul sebelas, membaca laporan, memberikan perintah dan instruksi, mengadakan pembicaraan melalui telepon dan mengadakan konperensi – konperensi penting. Setelah makan siang ia pergi ke tempat tidur lagi dan tidur selama satu jam. Petang harinya ia tidur lagi selama dua jam sebelum makan malam pukul delapan. Ia tidak perlu beristirahat untuk menghilangkan rasa capek, sebab ia memang tidak capek. Ia selalu menjaga agar badannya jangan sampai capi. Oleh karena itu ia sering beristirahat, ia mampu bekerja terus dengan mantap dan segar hingga jauh lewat tengah malam.

John D Rockefeller dalam usia ke 97 tahunJohn D. Rockefeller yang legendaris itu berhasil mencapai dua sukses besar dalam hidupnya. Ia berhasil mengumpulkan harta kekayaan yang luar biasa banyaknya. Sampai saat itu baru dialah yang berhasil melakukannya. Yang kedua, ia bisa hidup lama, sampai usia 97 tahun. Bagaimana caranya melakukan hal tersebut ? Yang terutama tentu saja karena ia memang mewarisi bakat untuk berumur panjang. Alasan lain, karena ia membiasakan diri menyisihkan waktu setengah jam untuk tidur di kantornya setiap siang. Kalau ia sedang tidur siang, ia tidak mau diganggu. Walaupun presiden Amerika Serikat sendiri yang ingin berbicara. Om John tetap tidak mau diganggu.

Demikian pula dengan kuli bangunan yang beberapa kali merenovasi rumah saya. Saya terkagum-kagum dengan tenaganya. Tiap hari pukul tujuh pagi hingga pukul empat sore mereka menangkat semen, membuat luluh, mengangkat batu bata ke lantai atas. Mereka pulang dengan wajah yang masih segar. Setiap hari selama dua tiga bulan. Ternyata rahasianya adalah tidur siang yang saya pikir sebagai suatu ketidak-efektifan dan ketidak-produktifan. Coba deh, anda sidak ke proyek pembangunan pada jam istirahat, saya yakin anda akan menemukan mereka tidur siang bersama-sama.

Saya juga tidak habis pikir dengan mertua perempuan saya yang berusia 55 tahun. Wanita madura yang super ! Dia beraktifitas dari jam tujuh pagi hingga malam. Memasak, menyapu, mengepel dan membuat siomay beratus-ratus setiap harinya. Wajahnya tetap seger, "radionya" tetap kenceng. Bukan manusia ! Rahasianya ? Setiap jam 1 siang dia pasti tidur barang satu dua jam. So simple….

Fakta bahwa jantung kita beristirahat selama beberapa saat setelah berdenyut

Fredrick Taylor yang menjabat sebagai insinyur pada Bethlehem Steel Company mengadakan suatu penelitian terhadap kapasitas produksi buruh di tempatnya bekerja. Ia melihat bahwa setiap kuli hanya mampu mengangkat besi kasar 12,5 ton ke dalam truk setiap harinya dan selesai kerja, pekerja itu merasa capai sekali. Kemudian ia membuat penyelidikan ilmiah tentang segala faktor keletihan yang berhubungan dengan pekerjaan itu. Akhirnya ia menyatakan bahwa sebenarnya para buruh dapat menangkut bukan hanya 12,5 ton besi kasar setiap hari, tetapi 47 ton setiap harinya. Dikemukakan pula bahwa mereka dapat bekerja empat kali lebih banyak tanpa merasa capai. Tapi coba buktikan itu !

Sebagai kelinci percobaan, Taylor memilih Schmidt. Orang ini harus bekerja dengan menggunakan stop-watch. Ia bekerja menurut instruksi yang diberikan oleh seseorang yang membawa stop-watch, demikian, “Sekarang angkat besi itu dan berjalanlah…sekarang duduk dan istirahat…sekarang berjalan…sekarang istirahat.”

Bagaimana hasilnya ? Schmidt dapat mengangkut besi kasar empat puluh tujuh ton sehari, sedangkan pekerja yang lain hanya mampu mengangkut 12,5 ton. Frederick Taylor bekerja pada Bethlehem tiga tahun lamanya. Selama waktu itu Schmidt dapat bekerja dengan baik sekali, sebab ia beristirahat sebelum merasa lelah. Setiap jamnya ia bekerja 26 menit dan beristirahat 34 menit. Istirahatnnya memang lebih banyak daripada kerjanya, tapi kenyataannya ia dapat menghasilkan hampir empat kali lipat lebih banyak daripada rekan-rekannya yang lain.

 

PENYEBAB KELELAHAN

Berikut ini fakta yang mengagumkan dan besar sekali artinya bagi saya, yakni: Pekerjaan otak sendiri tidak menyebabkan rasa capai. Kedengarannya aneh dan tidak masuk akal. Tetapi beberapa tahun yang silam, para ilmiwan mencoba mencari sampai berapa jauh otak manusia mampu bekerja tanpa mencapai “batas kapasitas kerja.” Menurut definisi ilmiah, batas kapasitas kerja artinya keletihan. Para ilmuwan terkejud dan heran karena ternyata kalo otak sedang aktif, darah yang mengalir melalui otak tidak menunjukkan tanda-tanda keletihan sama sekali !

Jika anda mengambil darah dari pembuluh darah seorang pekerja kasar yang tengah bekerja, anda akan melihat di dalamnya penuh dengan “toksin keletihan” dan gejala-gejala keletihan. Akan tetapi jika anda mengambil setetes darah dari seorang pemikir seperti Albert Einstein, di dalamnya tidak kelihatan adanya toksin keletihan walaupun telah bekerja sepanjang hari.

Darah sehat berwarna cerah, darah capai berwarna pekat

Mengenai otak itu sendiri, otak dapat bekerja sama baiknya dan sama cepatnya pada waktu mulai bekerja maupun setelah bekerja selama delapan atau dua belas jam. Otak sama sekali tidak mengenal lelah…. Lalu apa yang menyebabkan anda capai ?

Para psikolog menyatakan bahwa capek terutama disebabkan oleh sikap mental dan emosi kita. J.A hadfield mengatakan, “ Sebagian besar keletihan yang kita derita berasal dari mental kita. Kenyataannya, jarang sekali keletihan yang hanya disebabkan oleh fisik semata.”

Psikiater kenaman Amerika bernama Dr. A.A Brill mengadakan penyelidikan yang lebih mendalam lagi. Ia mengemukakan contoh tentang orang yang melakukan pekerjaan dengan duduk terus-terusan atau kita sebut saja pekerja duduk. Ia menyatakan, “ 100 persen keletihan yang diderita oleh seorang pekerja duduk dalam keadaan sehat, disebabkan oleh faktor-faktor psikologis, yakini faktor-faktor emosional.”

Faktor emosional macam apa yang meletihkan anda dan saya ? kegembiraan ? kebahagiaan ? Bukan ! Bukan itu ! Faktor emosional yang menyebabkan pekerja duduk jadi capai dan galau ialah rasa bosan, kemarahan, rasa tidak dihargai oleh orang lain, kegagalan, selalu terburu-buru, kekuatiran dan kesedihan hati. Faktor-faktor itulahy yang membuat pekerja duduk mudah sekali jadi dingin, daya kerja berkurang, pulang kerja kepala pusing. Pendek kata, kita jadi capek karena emosi kita menybabkan syaraf kita tegang.

Pekerjaan berat itu sendiri jarang sekali menyebabkan keletihan yang tak dapat disembuhkan dengan tidur atau istirahat. Tiga unsur utama penyebab keletihan: kekuatiran, ketegangan dan kesedihan hati. Hal-hal inilah yang menjadi kambing hitamnya, walaupun kelihatannya yang menyebabkan adalah pekerjaan fisik atau mental itu sendiri. Hendaknya diingat, kalau syaraf atau otot tegang, itu berarti otot sedang bekerja. Oleh karena itu kendurkanlah ! Simpan energy anda untuk tugas-tugas yang penting.

menutup mata adalah cara istirahat yang benarKini berhentilah. Sekarang juga ! Kemudian telitilah diri anda. Apakah anda cemberut selagi membaca artikel cara bekerja benar ini / Apakah kening anda berkerut ? Apakah anda duduk di kursi dengan santai ? Apakah punggung anda membungkuk ? Apakah otot-otot muka anda tegang ? Kalau anda tidak santai atau rileks dan tubuh anda tidak kendur seperti halnya tubuh anak anjing yang lagi tidur. Itu berarti saat ini anda sedang menciptakan tegangnya syaraf dan tegangnya otot. Anda sedang membuat syaraf otot jadi tegang dan letih.

Mengapa kita membuat ketegangan yang tidak perlu selagi melaksanakan pekerjaan otak ? Josselyn berkata, “Saya menemukan penghambat utamanya…yakni keyakinan umum yang mengatakan bahwa pekerjaan berat itu memerlukan semangat tinggi. Kalau tidak, berarti pekerjaan tersebut tidak dikerjakan dengan baik.”

Kalau kita berkonsentrasi, kita mengerutkan dahi. Kita membungkuk. Kita berbuat sedemikian rupa agar otot-otot menimbulkan “gerakan berusaha.” Padahal ini sama sekali tidak membantu kerjanya otak. Jadi santai saja ! Relax ! Sekali lagi santai ! Belajarlah santai atau rileks selagi anda bekerja !

Apakah santai ini mudah ? Tidak. Sebab anda harus mengubah sama sekali kebiasaan anda. Tapi usaha ini nilainya tinggi, sebab merombak dan memperbaiki produktifitas anda. Ketegangan yang berlebihan, kekejangan, kehabisan nafas, insitensitas kerja dan ekspresi penderitaan … ini semua kebiasaan jelek, tidak lebih dan tidak kurang. Tegang adalah suatu kebiasaan. Bersantai juga suatu kebiasaan. Kebiasaan jelek dapat dihentikan dan kebiasaan baik dapat dibentuk.

Bagaimana caranya santai ? Apakah mulai dengan perasaan atau dengan syaraf dulu ? Tidak dua-duanya. Kalau anda mau relaks harus mulai dulu dengan mengendarkan otot anda. Mulailah dengan mata anda, bersandarlah dan tutup mata anda. Dalam hati berkatalah pada mata anda, “Ayo mulai. Ayo mulai santai. Relax. Tenanglah. Jangan tegang dan galau lagi. Santailah. Bersantailah terus.” Ulangi kata-kata itu dengan pelan satu menit lamanya.

25% energi kita digunakan oleh mata. Mengistirahatkan mata besar sekali manfaatnyaRasakan otot-otot mata anda mulai menurut. Bukannya gitu ? Bukankah anda lantas merasa seakan-akan ada tangan yang menghapus semua ketegangan yang ada pada mata anda ? Memang, rasanya sulit dipercaya. Tapi nyatanya anda berhasil mencobanya dalam waktu satu menit. Dalam waktu satu menit anda dapat menemukan kunci serta rahasia seninya bersantai. Anda dapat melakukan hal yang sama untuk geraham anda, otot-otot muka, leher, bahu dan seluruh otot tubuh anda. Tetapi yang paling penting memang organ mata.

Jika anda dapat betul-betul mengendorkan otot mata anda, maka anda dapat melupakan seluruh kesulitan anda ! Mengapa mata penting sekali untuk mengendurkan tegangan syaraf ? Sebab mata menyerap seperempat dari seluruh energy syaraf yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Itulah sebabnya kenapa banyak orang yang pandangan matanya sempurna, biasanya menderita “tegangan mata”. Mereka menegangkan mata mereka.

Anda dapat rileks kapan saja dan di mana saja. Tapi anda jangan memaksakan diri untuk santai atau rileks. Sebab, keadaan santai hanya bisa tercapai bila sama sekali tidak ada ketegangan dan paksaan. Buanglah semua ketegangan dari pikiran anda. Tenangkan dan tentramkan pikiran anda. Biarkan otot-otot mengendor, mulai dari otot mata dan muka, dan bisikkanlah kata-kata berikut ini berulang-ulang, “ Ayo santai…mulailah sekarang juga…tenanglah dan istirahatlah.”

 

4 TIPS BEKERJA SERSAN (Serius tapi Santai)
  1. Seringlah beristirahat di mana mungkin. Lemaskan tubuh anda seperti anak anjing. Pernahkah anda mengangkat anak anjing yang sedang tidur ? Anda pasti tahu betul bahwa badan anjing tersbutu sungguh-sungguh lemas bagaikan tidak bertulang.
  2. Bekerjalah dalam keadaan dan posisi yang enak serta menyenangkan. Usahakanlah sebisa mungkin. Ingatlah bahwa ketegangan mengakibatkan bahu dan leher jadi kaku dan pegal, dan juga mengakibatkan letihnya syaraf.
  3. Kontrolah diri anda empat atau lima kali sehari dan tanyakan pada diri anda. “Apakah saya bekerja lebih berat dari yang semestinya ? Apakah saya mempergunakan otot-otot lain yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan itu ?” Hal ini akan membantu anda dalam membentuk kebiasaan bersantai.
  4. Tiap malam sebelum tidur, periksa kembali diri anda. Apakah saya terlalu capai ? Jika saya capek, ini bukan karena pekerjaan otak yang saya lakukan, tapi karena cara saya mengerjakan tidak betul.” Saya mengukur hasil yang saya capi setiap harinya bukan dengan beratnya rasa lelah yang saya derita, melainkan sejauh mana saya tidak kelelahan. Apabila pada akhir hari itu saya merasa galau atau ternyata syaraf saya letih, saya menyadari dan mengakui bahwa cara bekerja saya hari itu tidak efisien, baik kuantitas maupun kualitasnya.

 

KESIMPULAN
Cara bekerja yang sehat adalah membawa masa depan ke masa sekarang. Ketika kita sudah mendapatkan kekayaan dan kesuksesan, apa yang akan kita lakukan ? Apakah kita berhenti bekerja dan menggunakan sisa hidup kita dengan bersenang - senang ? Makan makanan enak, keliling dunia dan "melayani Tuhan" sepanjang hari ? Saya jamin anda tidak bisa bahagia dengan cara hidup seperti itu.

Sepanjang hidup kita terbiasa dengan kerja, kerja, kerja dan bekerja. Kita belajar dan mencari cara bekerja yang lebih produktif namun tidak pernah belajar untuk beristirahat. Kita terbiasa hidup dikejar target, tertekan dan mencari kesibukan. Kalo kita sibuk berarti kita penting. Kita berpikir itulah cara hidup yang benar, tetapi ternyata tidak sehat.

Hari ini, kebenaran terbuka ada di depan anda. Saya dan anda memiliki pilihan untuk percaya atau mengabaikannya. Saya percaya dan mulai merubah gaya hidup saya. Saya mau bekerja dengan benar dan sehat. Bagaimana dengan anda? Sukes selalu !

Cara Mendisiplinkan Diri Sendiri
Segala sesuatu mungkin, segala sesuatu bisa. Dimulai dari disiplin diri sendiri


Share this content

ARTIKEL TERBARU

SERI KEHAMILAN

OBAT TRADISIONAL

SERI OLAHRAGA

ARTIKEL LEPAS

 

  • Minyak Goreng Botol
  • Minyak goreng sehat Golco
  • Minyak goreng murah