Website Wapannuri

MANFAAT OLAHRAGA BAGI TUBUH : SITOKIN

Semua orang tahu tentang manfaat olahraga bagi tubuh dan kesehatan. Banyak artikel kesehatan yang sudah anda baca di internet mengatakan bahwa olahraga meningkatkan kapasitas otak dari peningkatan produksi hormon serotonin. Olahraga akan membuat jantung lebih kuat, meningkatkan stamina, mengurangi stress dan bla...bla...bla..bla. Setiap jenis olahraga pun mengiklankan kelebihannya sendiri. Yang suka bersepeda bilang begini, yang suka basket ngomong begitu, yang suka renang bilang itu satu-satunya olahraga yang paling banyak manfaatnya. Yang pasti, membaca berita olahraga itu tidak sama dengan olahraga. Apalagi mek cari skor bola tok...hadeh..hadeh !

Manfaat olahraga sepakbola bagi tubuh

 

PROSES PERTUMBUHAN DAN KERUSAKAN

Secara biologis, tidak ada yang namanya pensiun atau bahkan penuaan. Yang ada hanyalah pertumbuhan dan kerusakan. Tubuh anda mengandalkan anda untuk memilih di antara keduanya.

Tubuh kita terbuat dari daging, urat, lemak dan banyak bagian yang lain yang rusak seiring berjalannya waktu dan terus-menerus diperbaharui. Sel-sel otot dalam paha kita sepenuhnya diganti, satu per satu, siang dan malam setiap empat bulan sekali. Otot-otot baru, tiga kali setahun. Kaki kokoh yang menyangga kita berdiri teguh sejak kecil itu sebagian besarnya sudah baru setiap ½ tahun sekali. Sel-sel darah diganti setiap tiga bulan sekali. Saraf perasa kita diganti setiap hari.

Hal itu bukanlah proses yang pasif. Kita bukan menunggu hingga suatu bagian menjadi usang atau rusak. Kita menghancurkannya pada akhir rentang kehidupannya yang terencana dan menggantikannya dengan yang baru.

Para ahli biologi sekarang meyakini bahwa sebagian besar sel dalam tubuh kita dirancang untuk menjadi rusak setelah siklus kehidupannya yang relatif singkat, antara lain untuk memungkinkan kita beradaptasi terhadap keadaan baru dan juga karena sel-sel yang lebih tua cenderung terjangkit kanker, menjadikan sel-sel abadi bukan ide yang terlalu baik. Hasil bersihnya adalah bahwa kita selalu secara aktif menghancurkan bagian-bagian besar tubuh kita sendiri. Sengaja ! Membuang banyak sekali bagian tubuh yang masih baik untuk memberikan tempat pertumbuhan baru.

Tugas kelenjar limpa adalah menghancurkan sel-sel darah kita. Kita mempunyai pasukan sel khusus yang tugas satu-satunya hanyalah meluruhkan tulang kita sehingga sel-sel lain dapat membangunnya lagi (Silahkan baca tentang Osteoblas dan Osteoclast ini di Patah Tulang Selangka)

Di sinilah manfaat olaharaga sebenarnya, yaitu menumbuhkan lebih banyak daripada yang kita buang. Otot-otot kita mengendalikan proses kimiawi pertumbuhan di seluruh bagian tubuh kita. Denyut saraf untuk menciutkan suatu otot juga mengirimkan sinyal yang sangat kecil untuk membangunnya, menciptakan keseimbangan kimiawi saat demi saat antara pertumbuhan dengan kerusakan dalam otot tersebut. Kemudian kedua sinyal yang sama dikirimkan ke bagian lain tubuh kita. Kalau cukup banyak sinyal pertumbuhan dikirimkan sekaligus, sinyal-sinyal tersebut mengalahkan sinyal-sinyal untuk menjadi rusak, dan tubuh kita menghidupkan permesinan untuk membangun otot, jantung, pembuluh kapiler, urat, tulang, persendian, koordinasi dan lainnya.

Jadi, olahraga adalah pemberi sinyal yang utama, pelaku yang menggerakan ratusan proses kimiawi setiap kali kita menggunakan treadmill, bersepeda, renang dan mulai berkeringat. Itulah yang memulai siklus penguatan dan perbaikan dalam otot dan persendian. Itulah landasan proses kimiawi otak yang positif. Tidur akan lebih nyenyak, berat badan menjadi ideal, pengaturan insulin dan pembakaran lemak, seksulitas yang meningkat, kekebalan yang dramatis terhadap serangan jantung, stroke, hipertensi dan kolestrol. Semuanya itu berasal dari olahraga, apapun jenisnya. Akan tetapi coba anda membiarkan otot-otot anda menganggur maka kerusakan akan kembali mengambil alih.

 

RASA SAKIT DARI OLAHRAGA ADALAH STRESS YANG SEHAT

Ketika kita berolahraga cukup berat, lari kesana kemari rebutan bola basket, loncat sana loncat sini ketika bermain bulutangkis, kita menjadikan otot-otot anda stress. Kita menguras energi mereka dan bahkan sedikit mencederai mereka. Stres olahraga itu baik karena merobohkan untuk kembali membangun kita sedikit lebih kuat. Kita menjadikan usang bagian-bagian kecil yang perlu diganti setelah digunakan, menuntut banyak penyetelan dan perbaikan kecil.

Jenis cedera ini disebut trauma mikro adaptif, dan sangat penting bagi pertumbuhan dan kesehatan. Itulah sinyal kepada tubuh kita bahwa ia perlu memperbaiki kerusakannya – dan lebih daripada itu, ia perlu menjadikan otot yang bersangkutan sedikit lebih kuat. Menyimpan energi sedikit lebih banyak untuk esok. Membangun sedikit lebih banyak pembuluh darah yang sangat kecil di dalam otot yang bersangkutan.

Cara kerjanya adalah enzim dan protein dari otot yang dilatih bocor ke dalam aliran darah kita, di mana mulai terjadi suatu reaksi peradangan berantai yang hebat. Sel-sel darah putih tertarik ke sana untuk memulai proses penghancuran. Sel-sel ini adalah pasukan penghancur

Karena sel – sel darah putih merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh kita, mungkin kita mengira bahwa kehadiran sel darah putih adalah terutama untuk melindungi kita dari infeksi. Hal itu memang merupakan sebagian besar tugasnya, namun tugas lain sistem kekebalan tubuh kita adalah menghancurkan bagian-bagian besar tubuh setiap harinya agar kita mungkin bertumbuh. Sel-sel darah putih adalah sel-sel pembunuh yang diprogramkan untuk menghancurkan bakteri, virus dan sel kanker dengan melarutkannya dalam larutan peluruh beracun. Akan tetapi, sel-sel tadi juga menggunakan mekanisme yang sama untuk menghancurkan jutaan sel yang mati alami setiap harinya.

Dengan stress jangka pendek dari olahraga, hal itu berjalan dengan baik. Begitu penghancurannya selesai, pertumbuhan dan perbaikan dimulai. Dalam tubuh yang sehat, penghancurannya memicu proses perbaikannya. Itulah poin kuncinya. Peradangan itu sendiri secara otomatis memicu perbaikan. Kerusakan memicu pertumbuhan.

Tantang bagi tubuh kita adalah mengatur peradangannya agar kerusakannya seimbang dengan pertumbuhannya. Kalau stresnya jangka pendek, kerusakannya memicu pertumbuhan lebih lanjut. Akan tetapi kalau stresnya kronis, kerusakannya tetap memegang kendali. Peradangan yang pas benar akan secara otomatis menghasilkan pertumbuhan. Akan tetapi terlalu sedikit atau terlalu banyak justru mematikan pertumbuhan, meninggalkan kerusakan di latar belakang.

 

SITOKIN C6 DAN SITOKIN C10

Kita mempunyai dua jalan tol informasi dalam tubuh: sistem saraf dan sistem sirkulasi. Mungkin kita tidak menyaka bahwa aliran darah kita membawakan informasi, namun demikianlah kenyataannya. Plasma khususnya, adalah sungai hidup yang kompleks dari ribuan kimiawi dan protein yang mengirim sinyal dan mengendalikansegala aspek tubuh anda: pertumbuhannya, kerusakannya, suasananya, fungsi kekebalannya, pengawasannya terhadap kanker, metabolisme lemaknya, kesehatan persendiannya… dan semuanya itu beroperasi melalui peradangan dan perbaikan. Dari rasa sakit yang dihasilkan setelah olahraga.

Cara kerjanya begini: Ketika sel-sel kita mencium adanya kerusakan akibat berolaraga, mereka secara otomatis mengeluarkan kimiawi untuk memulai peradangannya, sebagai persiapan untuk perbaikan. Beberapa kimiawi tersebut bocor ke dalam aliran darah, dan beberapa molekul tersebut menarik sel-sel darah putih ke bagian yang cedera.Setelah isklus peradangannya menyelesaikan tugas penghancuranya, sel-sel darah putihnya pergi, meninggalkan permukaan yang bersih, segar, sehingga bagian konstruksi mungkin menggarap pertumbuhan dari siklusnya.

Protein yang mengendalikan peradangan disebut sitokin, dan mereka mengatur segala aspek biologi anda. Sitokin adalah molekul utusan. Merekalah yang menghidupkan atau mematikan bisa dikatakan seluruh jalan metabolisme dalam masing-masing jaringan dan sel dalam tubuh kita. Masing-masing jaringan mempunyai sitokinnya yang spesifik, namun mereka bereaksi scara matriks untuk mengkoordinasikan pertumbuhan dan kerusakan di seluruh bagian tubuh kita.

Ratusan, bahkan ribuan sitokin bekerja dalam tubuh kita mengatur pertumbuhan dan kerusakan hingga ke tingkat mikroskopik. Untuk gampangannya, anggap saja ada dua kimiawi utama yang mengendalikan pertumbuhan atau kerusakan dalam setiap jaringan dan sel, yaitu Sitokin-6 dan Sitokin-10.

Sitokin-6 atau singkatannya C6 adalah kimiawi utama untuk peradangan (kerusakan) dan Sitokin-10 adalah kimiawi utama untuk perbaikan dan pertumbuhan. C6 dihasilkan dalam sel-sel otot maupun dalam aliran darah sebagai respon terhadap olahraga, dan C10 dihasilkan sebagai respon terhadap C6. Demikianlah mekanisme brilian tubuh kita untuk mendorong kerusakan dan pertumbuhan, C6 secara aktual memicu produksi C10. Kerusakan memicu pertumbuhan.

Kita memiliki 660 otot yang mencakup hampir 50 persen dari berat badan kita. SEbanyak 35 atau 45 kg otot tersebut merupakan waduk penampungan C6 dan C10 yang luar biasa besar, waduk usia muda potensial yang luar biasa besar kalau anda melaksanakan tugas kita. Olahraga memicu perbaikan, pembaruan dan pertumbuhan dengan menghasilkan C6. Segala bentuk olahraga aerobik mengasilkan C6 dalam proposi logaritma terhadap durasi maupun intensitas olahraganya. Pada pelari maraton, tingkatan C6 meningkat 100 kali lipat pada akhir perlombaannya. Demikianlah ukuran otomatis dari berapa banyak olahraga yang anda lakukan, berapa banyak peradangan yang anda timbulkan, dan berapa banyak pertumbuhan yang akan anda alami. Dengan kata lain, berapa banyak C10 yang akan dikeluarkan

C10 adalah kuncinya, sebab pertumbuhan adalah keajaiban yang anda kejar. C10 secara otomatis dihidupkan oleh C6. Peradangan mengendalikan pertumbuhan. C6 memuncak dan menghidupkan sitokin perbaikan yang memuncak kira-kira satu jam kemudian dan menetap pada tingkatan yang lebih tinggi beberapa jam setelah olahraganya, memperbaiki tubuh anda.

Ketika beristirahat, hanya 20% aliran darah yang bergerak melalui otot-otot kita. Pada seorang atlet terlatih, angkanya meningkat, dengan olahraga menjadi 80%. Coba anda membayangkannya: aliran yang deras, sungai darah membanjiri otot-otot anda dengan olahraga, membawa sitokin, pesan peradangan dan perbaikan itu, pesan pertumbuhan dan kesembuhan itu, ke setiap bagian tubuh anda. Dari ujung kepala hingga ujung kaki. Setiap persendian, setiap tulang, setiap organ, setiap bagian kecil dari otak anda yang luar biasa itu bermandikan C6, lalu C10 yang mengagumkan, yang meremajakan setiap kali anda berkeringat. Itulah keseimbangan yang tepat, kerusakan yang baik memicu pertumbuhan.

 

OLAHRAGA SETENGAH MATI

Tidak semua kerusakan itu baik, dan sitokin-6 tidak selalu memicu produksi sitokin-10. Ketika kita kurang bergerak, iblis benar-benar menemukan pekerjaan bagi otot-otot yang menganggur. Selalu ada saja peradangan yang lambat, namun tidak cukup untuk menghidupkan C10. Ledakan pertumbuhan hanya datang dari loncakan C6 yang anda hadapkan dengan olahraga. Apalagi olahraga sampai setengah mati.

Olahraga dengan adrenalin akan memberikan manfaat terbesar

Ketika sang singa melompat dari belakang semak-semak, adrenalin membanjiri aliran darah anda dan melaluinya, membanjiri setiap bagian tubuh anda. Adrenalin ini memicu setiap anggota keluarga C6 dan ratusan kimiawi lainnya juga, dalam suatu lonjakan yang mengubah kegiatan dan biologi bisa dikatakan setiap organ dan otot dalam tubuh anda. Maka terjadilah dua hal.

Daya-daya darurat anda, kekuatan fisik, ketajaman visual, dan fokus mental melompat ke intensitas maksimalnya. Fenomena yang lebih menarik adalah bahwa segala daya yang tidak prinsip dimatikan sehingga memungkinkan tubuh anda fokus pada bahaya tersebut. Perut anda, usus anda dan ginjal anda, dimatikan. Hati berhenti membersihkan darah anda dan membuang cadangan gulanya langsung ke dalam aliran darah anda untuk memberi anda ketajaman eksta. Sistem kekebalan tubuh anda menghentikan segala kegiatan pengawasan di latar belakang (misalnya:terhadap sel kanker) dan bersiap-siap menghadapi trauma yang mengancam. Otak anda meninggalkan pikiran jangka panjang dan pengembangan ingatan jangka panjang atau fungsi kognitif yang lebih tinggi dan secara ekslusif fokus pada saat yang sekarang. Segala konstruksi otot berhenti, konstruksi tulang berhenti, konstruksi pembuluh darah berhenti, perbaikan pembuluh darah berhenti. Singkatnya, dalam situasi hidup-mati setiap energi dan upaya beralih dari jangka panjang ke yang segera, dari infrastruktur ke kelangsungan hidup.

Di alam, pemulihan dari stress seperti ini lebih hebat daripada kerusakannya. Dengan kata lain, lonjakan C6 memicu lonjakan C10 lebih besar. Oleh karena itu, anda bertumbuh sedikit lebih kuat, sedikit lebih cepat, sedikit lebih cerdas, sedikit lebih sigap.

Di alam, situasi hidup-mati hanya berlangsung beberapa detik. Entah itu si singa berhasil menangkap sang rusa dalam kejar-kejaran atau gagal dalam upayanya. Setelah 30 detik berjuang, sang rusa hidup atau mati. Tidak menjadi masalah apakah anda yang menjadi rusa dalam skenario tersebut – proses kimiawinya tetap sama – namun coba anda sejenak membayangkan diri sebagai rusanya.

Olahraga berburu meningkatkan produksi sitokin terbesar karena adanya adrenalinSelama anda berhasil meloloskan diri, stress itu baik. Kejutan memberi tahu tubuh anda bahwa ada pemangsa, dan bahwa tubuh anda perlu tetap cepat dan kuat, maka ketika adrenalinnya hilang, dan tubuh anda kembali ke pertumbuhan dan perbaikan, hal itu dilakukan dengan semangat dan maksud yang diperbarui. Demikian pula halnya bagi sang singa. Mereka menyerang kawanan rusa 10 kali sehari, dan lebih sering kelaparan daripada tidak, namun adrenalin serangan yang gagal menyampaikan kepada tubuh mereka bahwa mereka perlu bertumbuh lebih cepat dan lebih kuat.

Tubuh kita pun seperti itu. Mereka mendambakan lonjakan kecepatan, berlarian menuju padang rumput baru, mencari makanan, menjelajah. Banyak waktu siaga namun rendah stress, ditandai oleh lonjakan gariah, dengan sedikit bahaya. Itulah sebabnya kita mendambakan sedikit pembangkit gairah. Variasi harian. Adrenain dan C10, sempurna bersama.

Akan tetapi, pesan positif ini – bertumbuh sedikit lebih baik, sedikit lebih kuat – tergantung pada perubahan harian dalam proses kimiawi. Ada proses kimiawi untuk mencari makanan, proses kimiawi untuk berburu, proses kimiawi untuk melarikan diri atau menangkap. Semuanya itu adalah proses kimiawi harian, irama kehidupan harian, dan pesannya bersifat kumulatif. Hari demi hari pesannya berakumulasi dan setiap harinya C10 yang mendominasi, anda menjadi lebih sehat.

 

KESIMPULAN
Olahraga sepak bola, futsal, lari pagi ataupun besepeda itu baik jika anda berolahraga secara teratur. Proses kimiawi dalam darah anda akan berubah. Sinyal peradangan digantikan sinyal pertumbuhan. Sitokin 6 digantikan oleh sitokin 10. Ingatlah bahwa 50% tubuh kita adalah otot yang merupakan waduk penampukan kedua sitokin ini.

Manfaat utama olahraga bagi tubuh adalah sirkulasi darah. Olaharaga menyembuhkan pembuluh darah yang terluka. Pembuluh darah ini tersebar ke seluruh bagian tubuh kita, dan setiap permbuluh darah itu mandi peradangan atau perbaikan. Manfaat olahraga bagi otak pun akibat sirkulasi darah yang baik. Olahraga menurunkan berat badan karena sel darah mampu membawa lebih banyak lemak untuk dibakar.

Share this content

ARTIKEL TERBARU

SERI KEHAMILAN

OBAT TRADISIONAL

SERI OLAHRAGA

ARTIKEL LEPAS

 

  • Minyak Goreng Botol
  • Minyak goreng sehat Golco
  • Minyak goreng murah