Website Wapannuri

CURHAT, TAK SELAMANYA CINTA ITU INDAH

Pernah lihat acara Curhat di televisi ? Itu loh, yang di host oleh Anjasmara ? Temen saya, yang namanya Fenny itu loh....grrrrr.... duh... bolak-balik suruh saya nonton acara curhat ini (kalo lagi chatting pas mau acara ini...tiba-tiba dia akan menghilang dari online...tanpa kasih tau!!!) Dan kebetulan saya lagi setel tipi, jadinya nonton, meskipun tidak dari awal. Setelah beberapa menit metentengin tivi, saya langsung teringat bahwa cinta itu tidak selamanya indah !

Cinta Indah, curhat

Tak selamanya cinta itu indah, namun tetap berharga untuk dicoba dan dirasakan !

Episode curhat yang saya lihat waktu menulis artikel cinta ini mengenai Derry dan Shiela. Shiela, mencurigai suaminya (Derry) selingkuh dengan teman sekerjanya. Kecurigaan Shiela bermula dari pekerjaan baru Derry sebagai agen MLM. Setelah mengikuti Multi Level Marketing baru itu, Derry sering pulang malam, dan seringkali pulang pagi. Apalagi ketika Shiela menemukan sebuah lipstik di mobil Derry...klop deh!

Anjasmara, sebagai host Curhat, menghadirkan Derry, Shiela, temen kerja Derry yang diduga Shiela sebagai WIL (saya lupa namanya...^-^’... kita sebut saja Yuyun), dan pacar Yuyun. Jadi totalnya empat orang yang muncul di edisi Curhat yang saya lihat. Pertama – tama, yang dikonfrontasikan, Shiela dan Yuyun. Si Yuyun mati-matian ngomong kalo dia itu temen kerja Derry, bukan selingkuhannya Derry. Shiela gak percaya, jadi terus rame ama Yuyun. Yuyun membuktikan bahwa dia bukan WIL Derry dengan mengajak pacarnya.

Jadi sekarang ada Yuyun, Shiela, dan pacar Yuyun. Namun Shiela tetep ngotot bahwa Yuyun selingkuh ama Derry. Naah...di titik ini, pacar Yuyun goyang pendiriannya. Sekarang yang menuduh kasus perselingkuhan ini adalah Shiela dan Yuyun (tambah ruwet...) Acara Curhat yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah Shiela dengan Derry berdampak buruk bagi hubungan Yuyun dan pacarnya. Mereka berdua sekarang bertengkar hebat. Weleh...weleh...

Karena gak selesai-selesai, Anjasmara mengundang bintang utamanya, yaitu Mas Derry.... Derry muncul dan menegaskan bahwa dia dengan Yuyun hanya sebatas hubungan kerja, tidak lebih dan tidak kurang. Eh....Shiela masih tetep gak percaya....(emang susah menghadapi seorang perempuan yang sudah mengambil keputusan!) Shiela menyalahkan suaminya sekaligus si Yuyun.

Shiela tidak puas dengan Derry karena tidak bisa bertindak sebagai kepala keluarga, kurang pinter cari duit, cintanya udah berkurang banyak, tidak bisa memuaskan, dan ini lah, itu lah, wuaakeh pokoknya.
Derry membela dirinya stress dalam bekerja, cari uang buat membiayai hidup Shiela yang ke salon terus menerus, beli baju baru, ini lah, itu lah, de el el laaah.... sampe ikutan panas nih ati....

Akhirnya, perang terbuka dimulai... Shiela dan Derry maki-makian ! Di tipi sering terdengar bunyi tiiit.....tiiit...taaat....tiiit...sensoor...sensorr.... Baru kali ini liat si Anjasmara kerepotan menghadapi dua orang ini ^-^’. Kemudian, acara dilanjutkan di belakang panggung dengan keputusan Derry dan Shiela bercerai!

CINTA ITU INDAH ?
Iya...bener, cinta itu indah. Kalimat lengkapnya: Pada awalnya, cinta itu indah! Coba aja nanya ama Derry dan Shiela. Kalo tidak indah, mengapa mereka mau menikah dan hidup bersama ? Namun, mengapa tidak Happy Ending ? Di mana masalahnya ? Apa penyebabnya ? Dan, yang terpenting, bagaimana penyelesaiannya ? Bagaimana membuat cinta itu indah pada mulanya, mekar di tengah perjalanan, dan berbau harum selamanya ? Ciieeeeileee....romantis boook....(pasti mantan pacarku kiwir-kiwir mendengar rayuan si Wapan ini...hi....hi....hi...)

Curhat bersama anjasmara

Pertama – tama, kita mesti melihat arti cinta itu sendiri. Apakah cinta itu ? Apa bedanya dengan kasih ?
Saya paling suka definisi cinta bahasa Yunani. Berdasarkan kata dasarnya, cinta mempunyai tiga arti. Yaitu, Agape, filia dan eros. Secara singkat, agape adalah cinta tanpa syarat, filia adalah cinta dengan syarat, dan eros adalah cinta dengan emosi.

Kok banyak pak ? Lalu, mana arti cinta ? Ha...ha...ha... Tanyakan saja pada pasangan anda dan pikirkan sejenak hubungan percintaanmu. Menurut pengertian saya, tidak ada yang paling baik dan paling jelek dari keempat definisi tersebut. Karena cinta itu ciptaan Tuhan sendiri.

Cinta Agape tanpa eros akan terasa hambar. Cinta eros tanpa agape akan berakhir dengan rasa sakit bagi kedua belah pihak. Untuk membuat cinta kita indah, harus ada kombinasi yang seimbang antara agape-eros-filia ini.

Kembali ke cerita cinta Derry dan Shiela tadi. Anjasmara sempat menanyakan kepada kedua orang tersebut apakah masing-masing saling mencintai. Dan keduanya menjawab iya, masih saling mencintai. Tetapi kenapa kok berakhir dengan perceraian ? Hm.... cinta itu bukan sekedar kata-kata saja, bukan bilang ke pasangan kita, “I Love You”, atau Aku Cinta Padamu, atau “Wo Ai Ni.” Cinta itu komitmen ! Cinta itu sebuah keputusan, apa adanya dirimu, baik atau buruk, hidup atau mati. Komitmen bukan emosi. Emosi tidak stabil, sedangkan komitmen stabil. Cinta sejati adalah komitmen. Bukan emosi!

Cinta perlu komitmen karena percampuran antara dua kepribadian, dua karakter, dua keinginan, dan dua – dua lainnya yang berbeda. Nah, dalam kehidupan ini, kita akan selalu bertemu dengan masalah, bisa di pekerjaan, di rumah, di jalan, dan di mana-mana. Ketika permasalahan mulai masuk ke rumah kita, antara kita dengan pasangan kita. Di situlah awal perjalanan kita untuk membuat kisah cinta kita indah. Apa yang akan anda lakukan ketika menghadapi masalah dengan cinta pertama kita ? Jawabannya ada tiga. Pertama, menyelesaikannya. Kedua, menunda waktu penyelesaiannya. Ketiga, mengabaikannya.

Setelah melihat acara Curhat sampai selesai, saya merasa bahwa Derry dan Shiela tidak pernah menyelesaikan masalah mereka. Pada awalnya, mereka mencoba menyelesaikannya tetapi tidak berhasil. Oke lah...katakanlah berhasil ! Namun berapa persentasi antara solusi dengan masalah yang timbul. Nah, berdasarkan pengalaman mereka, tiap kali muncul persoalan, hampir tiap kali pula timbul pertengkaran. Maka skenarionya, ketika muncul persoalan baru, Derry dan Shiela sepakat secara diam-diam untuk mengabaikannya. Di sinilah daya tahan atau komitmen mereka diuji. Maksud saya, ketika meledak, dan pasti akan meledak, hanya masalah waktu saja kok, bagaimana mereka menyelesaikannya.

Yang biasanya dilakukan oleh semua orang adalah, mengangkat masalah lama yang belum terselesaikan dan menyalahkan orang lain. Jika kebetulan anda suaminya atau istrinya, silahkan membalas....^-^’

Sedangkan yang tidak biasa dilakukan oleh orang-orang adalah menerima segala luapan amarah dari pasangannya dan mengajaknya untuk intropeksi diri. Kemudian mencari solusi yang terbaik, yang win-win. Saya win, pasangan saya win ! Mereka tidak terjebak untuk membela dirnya dan membalas dengan menyalahkan kembali, karena mereka tahu bahwa cara ini tidak akan menyelesaikan masalah. Tetapi, menambah sakit hati dan memperburuk suasana. Hmmm... dibutuhkan kebesaran hati untuk bertindak seperti ini. Namun harganya pantas dibayar ! Lagipula inilah yang dinamakan komitmen!

Acara Curhat kembali mengingatkan saya. Cinta itu pada akhirnya indah. Cinta sejati memerlukan pengorbanan, namun pantas dilakukan ! Pegang kata-kata saya,
“Memberi merupakan inti dari cinta, menahan diri merupakan sari cinta. Campuran keduanya menghasilkan cinta sejati!”

Share this content

ARTIKEL TERBARU

SERI BERPACARAN

SERI RUMAH TANGGA

SERI PENDIDIKAN ANAK

SERBA-SERBI CINTA